Rabu, 06 April 2011

Bagaimana cara membagi waktu yang baik & tidak jenuh pada lingkungan?

Biasanya orang yang sulit membagi waktu itu karena terlalu nyantai dan juga suka malas-malasan. oleh karena itu perlu membuat jadwal kegiatan sehari-hari dengan memikirkan baik buruk masing-masing aktivitas yang akan dijalani. hukum diri sendiri dengan hukuman yang mendidik tetapi membuat jera.
perbanyak kegiatan baru dan kegiatan yang bermanfaat seperti ibadah, belajar, bisnis, bergaul dengan teman yang baik-baik, dan lain-lain serta kurangi atau tinggalkan kegiatan sampah seperti nongkrong, main game, nonton sinetron, jalan-jalan ke mall, belanja, dan lain sebagainya. semoga membant. 
Sepuluh Cara Jitu Membagi Waktu
Masih bingung soal bagi waktu yang baik dan benar? Jangan kuatir. Coba deh ikuti
resep-resep manjur di bawah ini, dijamin waktumu tidak bakal mubazir begitu saja. 
  • Jadikan waktu belajar di kelas adalah waktu terbaik untuk belajar.
a. Siapkan materi sebelum pelajaran dimulai. Kalau hanya punya waktu sedikit buat
membaca seluruh bahan materi, banyaklah bertanya. Ulang sekilas materi terakhir supaya
nggak banyak bengong waktu guru menerangkan materi baru.
b. Dengarkan dengan serius apa yang diterangkan guru dan cobalah mengulang kembali
materi yang baru didapat versi bahasamu sendiri. Resep ini mujarab buat mencegah
sistem belajar kebut semalam karena materinya bakal lama tersimpan di otak kita.
 
  • Buat daftar harian.
a. Tulis secara singkat 5 tugas yang harus dikerjakan, baik urusan sekolah atau pribadi,
berurut mulai dari yang terpenting.
b. Buat juga cita-cita kecil yang bisa dikerjakan hari ini, misal membaca 5 halaman
pelajaran Biologi.
  • Rencanakan jadwal mingguan.
a. Buat agenda mingguan yang berisi jadwal pelajaran, kegiatan ekstrakurikuler atau les
tambahan, tugas rumah, tidur dan makan. Tulis semuanya supaya terlihat urutan
waktunya. Jangan lupa sisakan baris kosong buat kegiatan yang mendadak muncul
kemudian hari.
b. Usahakan buat waktu belajar selama dua jam per satu jam pelajaran di sekolah.
  • Gunakan waktu siangmu sebaik mungkin.
a. Di sekolah kamu bisa membaca terlebih dulu materi pelajaran sebelum guru masuk
kelas. Begitu juga sesudah pelajaran selesai, buatlah ringkasan kecil tentang materi baru.
Supaya mudah diingat tulis materi tersebut dalam kartu-kartu kecil, atau tempat lain yang
mudah dibaca kembali.
b. Atur waktu belajar sebanyak mungkin ketika hari masih terang. Usahakan cari tempat
belajar yang sunyi atau tidak berisik supaya kamu dapat berkonsentrasi.
  • Buat kalender semester pribadi.
a. Beri tanda-tanda khusus di kalender dinding atau meja setiap tanggal-tanggal khusus,
misal tanggal ujian atau kenaikan kelas.
b. Tulis semua tanggal khusus tersebut plus kegiatannya dalam kalender kecil yang bisa
dibawa ke mana saja. Contoh bagus adalah buku agenda harian atau daily planner
  • Kerjakan sebisa mungkin.
a. Kalau ada perlengkapan belajar yang tidak dimiliki, bisa dicari cara lain yang hasilnya
sama supaya tidak jadi penghambat.
b. Usahakan bekerja sebaik mungkin sesuai kemampuan, tidak perlu sempurna 100%,
yang penting coba dulu.
  • Konsentrasi dan fokus.
a. Pada setiap kegiatan, usahakan tetap fokus dan konsentrasi pada materi yang sedang
diikuti, misal dengan bersikap aktif.
b. Supaya aliran darah tetap berjalan lancar, istirahatlah selama 5 - 10 menit setiap 30 -
40 menit.
  • Jalan lurus sesuai jadwal rencanamu. Mulailah berkata 'tidak' pada hal-hal yang dapat
merusak alur rencana.
  • Tetapkan batas waktu untuk segala rencana atau cita-cita kecilmu. Kalau berhasil beri
penghargaan atas jerih payahmu.
  • Hargai diri sendiri dengan membuat rencana, jadwal dan cita-cita yang sesuai dengan
kondisi pribadi

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar